3 Cara Merekam Layar Laptop dan PC Windows 7, 8 dan 10

Merekam layar laptop atau PC merupakan salah satu cara yang sering dilakukan oleh content creator, terutama para Youtuber dalam membuat video tutorial maupun video saat bermain game PC. Proses merekam aktifitas layar ini dikenal dengan sebutan screen recording.

Saat ini ada banyak sekali aplikasi perekam layar PC yang tersedia, mulai dari yang gratis maupun berbayar. Beberapa di antaranya yang sering dipakai yaitu Open Broadcaster Software (OBS), Camtasia, Bandicam, CamStudio dan sebagainya.

Bagi anda yang ingin merekam layar PC untuk membuat video tutorial komputer maupun untuk merekam game, pada artikel kali ini saya akan menjelaskannya secara lengkap dan jelas. Oke, langsung saja kita menuju ke tutorialnya sebagai berikut.

Cara Merekam Layar Laptop di Windows 7, 8 dan 10

Pada tutorial kali ini kita akan menggunakan salah satu aplikasi perekam layar PC yang paling populer dan banyak dipakai oleh para Youtuber, yakni Open Broadcaster Software (OBS).

OBS adalah program (aplikasi) yang berfungsi untuk melakukan live streaming dan perekam layar gratis dan open source yang dibangun dengan Qt dan dikelola oleh OBS Project. Aplikasi ini juga tergolong cross-platform, yang berarti tersedia pada banyak platform seperti Windows, macOS, dan Linux.

Baca juga: Cara merekam layar desktop Linux menjadi video

Hal yang saya sukai dari aplikasi ini adalah karena fiturnya yang lengkap dan memenuhi kebutuhan saya dalam melakukan perekaman. Selain itu OBS juga mendukung beragam plug-in untuk fitur tambahan.

Baiklah, saya rasa sudah cukup untuk penjelasannya, untuk itu langsung saja kita masuk ke tutorial cara merekam layar laptop di bawah ini:

1. Merekam Layar Penuh

Pertama-tama download dulu aplikasi Open Broadcaster Software langsung dari situs resminya, lalu install seperti biasa.

Setelah diinstall, jalankan aplikasinya. Sebelum merekam, kita harus melakukan beberapa pengaturan penting terlebih dahulu. Masuk ke pengaturan dengan cara klik File -> Settings.

menu settings

Lalu pada tab Output silakan diatur sesuai dengan kebutuhan anda. Misalnya lokasi hasil rekaman, kualitas perekaman, format video, dan sebagainya.

mengatur kualitas rekaman

Berikutnya pada tab Video anda bisa mengatur resolusi, fps, dan lain-lain.

mengatur resolusi dan fps

Setelah itu masuk ke tab Hotkeys, di sini kita bisa mengatur tombol pintas untuk beberapa aksi seperti Start Recording, Stop Recording, dan lain-lain. Di sini saya hanya menggunakan dua tombol pintas saja yaitu tombol Alt + R (untuk memulai) dan Alt + S (untuk berhenti).

mengatur hotkeys

Terakhir masuk ke tab Advanced dan centang pada pilihan Automatically remux to mp4.

advanced settings

Nah, yang perlu anda pahami sebelum merekam adalah aplikasi OBS ini menggunakan “Scene” dan “Source” untuk membuat video. Scene bisa diartikan sebagai hasil final dari video yang kita buat, sedangkan Source adalah sumber dari video itu sendiri, apakah sumbernya dari jendela aplikasi, game, webcam, dll. Biasanya di dalam satu Scene kita bisa menempatkan lebih dari satu Source (sumber).

scene dan source

Jika kita ingin merekam layar penuh (full screen), maka yang harus ditambahkan ke dalam source adalah Display Capture. Caranya klik tombol tambah (+) yang berada pada jendela Source, lalu pilih Display Capture.

merekam layar penuh

Beri nama pada source yang kita buat, lalu klik Ok.

display capture

Kemudian kita bisa melihat secara langsung Preview dari Display Capture. Anda juga bisa menambahkan opsi untuk menampilkan cursor (mouse) dengan mencentang Capture Cursor, lalu klik Ok.

menampilkan cursor

Pada jendela Mixer anda bisa mengatur sumber audio. Secara default OBS akan merekam dua sumber audio, yakni Desktop Audio (suara internal) dan Mic/Aux (microphone). Anda bisa mengatur tingkat volume untuk masing-masing audio, bahkan anda bisa mematikan salah satunya dengan mengklik ikon suara.

mengatur audio

Langkah selanjutnya yaitu memulai proses rekaman. Di sini anda bisa langsung menekan tombol Start Recording atau menekan tombol Hotkey Alt+R yang telah diatur sebelumnya. Jika proses perekaman sudah dimulai, akan muncul tanda titik merah pada icon OBS di Task bar.

mulai merekam

Kemudian untuk menghentikan rekaman bisa dengan mengklik tombol Stop Recording atau Hotkey Alt+S. Hasil video akan muncul di dalam direktori yang diatur sebelumnya, secara default berada di C:\Users\Username\Videos.

2. Merekam Jendela Aplikasi

Jika anda ingin merekam tampilan dari salah satu aplikasi saja, silakan tambahkan Window Capture ke dalam source. Oh ya, sebelum itu hapus dulu source yang tidak diinginkan, atau cukup dengan mengeklik ikon mata untuk menonaktifkannya.

merekam aplikasi

Setelah itu pilih nama aplikasi yang ingin anda rekam, dalam contoh kali ini saya akan merekam aplikasi Photoshop, lalu klik Ok.

memilih aplikasi

Nah, biasanya para Youtuber juga menambahkan webcam di dalamnya, agar wajah mereka juga ikut terekam. Untuk menampilkan webcam anda cukup menambahkan satu sumber lagi, yaitu Video Capture Device. Setelah itu anda bisa mengatur posisi webcam dengan cara drag and drop.

menambahkan webcam

Berikut tampilannya:

merekam dengan muka atau wajah

Selain webcam, anda juga bisa menambahkan watermark ke dalam video. Caranya cukup dengan menambahkan source Image, lalu pilih gambarnya.

3. Merekam Game

Jika anda ingin menjadi seorang Youtuber gaming, pastinya anda harus bisa merekam setiap game yang akan di-upload.

Untuk caranya sendiri juga sama seperti sebelumnya, yakni dengan menambahkan Game Capture ke dalam source.

merekam game

Lalu pada bagian Mode, pilih Capture any fullscreen application.

memilih game

Biasanya Youtuber gaming juga menampilkan wajahnya ke dalam video. Caranya sudah saya jelaskan pada langkah sebelumnya.

Langkah selanjutnya yaitu memulai proses perekaman game. Silakan di-minimize dulu aplikasi OBS, kemudian jalankan game nya. Setelah masuk ke dalam game, anda bisa memulai proses perekaman dengan menekan tombol Hotkey.

Artikel terkait:

Akhir Kata

Itu dia tutorial lengkap tentang cara merekam layar laptop atau PC di Windows 7, Windows 8 dan Windows 10 yang bisa anda coba. Jika ada pertanyaan, silakan ditulis pada kolom komentar di bawah ini ya. Semoga bermanfaat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *